Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2023 resmi dibuka, Rabu (20/9/2023). Upacara pembukaan dilangsungkan di Lapangan Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug.

Bupati Grobogan Sri Sumarni hadir dalam upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2023. Selain itu, hadir pula jajaran Forkopimda dan pejabat terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan, TMMD telah menjadi bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta gotong royong untuk mengatasi persoalan­persoalan bangsa dan daerah.
Sejauh ini, kita masih dihadapkan pada beberapa tantangan, antara lain kemiskinan ekstrem, tingginya angka kematian Ibu dan Anak, stunting, pengangguran, narkoba, pemulihan ekonomi, ancaman separatisme, dan sebagainya.
Sebagian dari tantangan atau persoalan yang telah saya sampaikan tadi, tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah ataupun TNI/Polri saja. Melainkan dengan semua unsur masyarakat. Semua harus ngroyok bareng, dan bersinergi serta berkolaborasi bersama untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.
”Kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah, menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi terbaik,” cetus Sri Sumarni.
Masih dikatakan bupati, program TMMD telah membantu mempercepat pembangunan di desa, dan tentunya telah banyak memberikan dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Grobogan. Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat, terutama jajaran TNI. Berkat kerja keras dan kesungguhan dari semua unsur, kegiatan TMMD dapat terselenggara dengan aman dan lancar sesuai dengan rencana.
”Melalui TMMD ini, mari kita gelorakan lagi semangat kolektifit, kerja-kerja kolosal serta persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyarakat yang ada. Mari kita bangun sarana prasarana, fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat desa.
Buati juga berharap, TMMD kali ini bisa disisipkan aneka program yang menggugah ke­Indonesia-an kita, wawasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme. Kita harus teguhkah hati dan niat, untuk kecintaan kita kepada NKRI.