131 PNS Grobogan Naik Pangkat: Apresiasi dan Dorongan Kinerja

Purwodadi— Sebanyak 131 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan resmi mendapatkan kenaikan pangkat periode 1 Februari 2025. Momen ini tidak sekadar seremoni administratif, tetapi juga bentuk apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme mereka dalam mengemban tugas sebagai abdi negara. Penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat dilakukan secara simbolis oleh Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., di Gedung Riptaloka pada Jumat (31/1/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekda, Catur Suhantoro, S.H., M.M., serta Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Grobogan, Padma Saputra. Dalam kesempatan tersebut, para PNS yang menerima kenaikan pangkat diingatkan bahwa status baru ini harus menjadi pendorong untuk meningkatkan etos kerja dan integritas dalam pelayanan publik. Bupati Sri Sumarni menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar hak, tetapi juga amanah yang harus diiringi dengan peningkatan kinerja dan profesionalisme. Ia berharap momentum ini dapat menjadi motivasi bagi para pegawai untuk terus berdisiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.Pemerintah Kabupaten Grobogan sendiri berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan PNS. Berbagai kebijakan telah diterapkan, mulai dari pemberian tunjangan kinerja, gaji ketiga belas, hingga kenaikan gaji berkala. Dengan berbagai insentif ini, diharapkan para abdi negara semakin loyal dan bersemangat dalam menjalankan tugasnya. Pada kesempatan itu, Bupati Sri Sumarni juga menyampaikan apresiasi atas dukungan para aparatur sipil negara selama masa kepemimpinannya. Ia menyadari bahwa roda birokrasi tak akan berjalan tanpa kerja sama dan sinergi semua pihak. Mendekati akhir masa jabatannya, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf apabila ada hal yang kurang berkenan selama ia memimpin. Sementara itu, Kepala BKPPD Kabupaten Grobogan, Padma Saputra, dalam laporannya menyampaikan inovasi dalam pengelolaan data kepegawaian. Sejalan dengan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), BKPPD kini tidak lagi menerbitkan SK Kenaikan Pangkat dalam bentuk cetak. Sebagai gantinya, seluruh dokumen dapat diakses secara digital melalui aplikasi SIPPASN atau MyASN. Langkah ini merupakan bagian dari percepatan digitalisasi layanan kepegawaian guna meningkatkan efisiensi serta akurasi data.Kenaikan pangkat bagi 131 PNS di Grobogan ini bukan hanya simbol penghargaan, tetapi juga pengingat bahwa tanggung jawab semakin besar. Dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai dan inovasi dalam sistem kepegawaian, diharapkan kualitas pelayanan publik terus meningkat. Transformasi menuju birokrasi yang lebih modern dan profesional menjadi kunci untuk mewujudkan pemerintahan yang semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (jsa)
REGENERASI ADALAH BAGIAN DARI PERJALANAN : TONGKAT ESTAFET KEPEMIMPINAN DI TUBUH KONI GROBOGAN KINI RESMI BERGANTI

Grobogan, Jumat (31/1/2025), Bupati Grobogan, Ibu Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. menghadiri pelantikan pengurus KONI Kabupaten Grobogan masa bakti 2024-2028 di Pendapa Kabupaten Grobogan.Bupati mengapresiasi pengurus lama (Fatchurrochman) atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam memajukan dunia olahraga di daerah. Sementara itu, kepada jajaran baru, harapan besar pun disematkan. Dengan kepemimpinan Yoyok Prihantoro, KONI diharapkan semakin solid dalam mencetak atlet-atlet berprestasi. Motto “SADAR” (Solid, Akuntabel, Dedikasi, Aktif, dan Responsif) yang diusung diharapkan bukan sekadar semboyan, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata. Bupati menekankan sinergi antara KONI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih maju dan kompetitif. Di kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Grobogan atas kepercayaan yang telah diberikan selama hampir dua periode kepemimpinannya. Beliau pun berpamitan, mengakui bahwa dalam perjalanan memimpin daerah ini, masih ada keterbatasan dan harapan yang belum terpenuhi, termasuk di bidang olahraga. Dengan penuh ketulusan, permohonan maaf pun disampaikan. Kini, dengan kepengurusan baru dan semangat baru, saatnya melangkah lebih jauh. Masa depan olahraga Grobogan harus lebih gemilang.
Bupati Grobogan Resmikan Pembangunan SD Negeri 4 Mangin

Grobogan – Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., meresmikan pembangunan SD Negeri 4 Mangin, Kecamatan Karangrayung, pada Kamis (30/1/2024). Revitalisasi ini merupakan bagian dari program pembangunan 208 SD Negeri dan 31 SMP Negeri yang dilakukan sepanjang tahun 2024. Langkah ini bertujuan untuk memastikan anak-anak di Grobogan mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas. Selain fokus pada infrastruktur pendidikan, Pemerintah Kabupaten Grobogan juga menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Sebanyak 1.683 guru honorer telah diangkat menjadi Guru PPPK sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka dalam dunia pendidikan. Diharapkan, kebijakan ini dapat meningkatkan kualitas pengajaran serta semangat para pendidik dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sri Sumarni juga meninjau langsung ruang kelas yang telah diperbarui, berdialog dengan para siswa, serta memberikan motivasi agar mereka terus bersemangat dalam belajar demi masa depan yang lebih cerah. “Pendidikan adalah kunci utama kemajuan daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Grobogan terus berkomitmen untuk berinvestasi dalam sektor pendidikan guna menciptakan generasi yang unggul dan kompetitif,” ujar Bupati Sri Sumarni. Dengan adanya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Grobogan semakin baik, sehingga anak-anak dapat memperoleh ilmu dengan nyaman dan optimal. (Protkompim)
BLK Grobogan Diresmikan, Kapasitas Lebih Besar untuk Cetak Tenaga Kerja Kompeten

Grobogan – Balai Latihan Kerja (BLK) Grobogan kini hadir dengan fasilitas yang lebih representatif untuk mendukung peningkatan keterampilan tenaga kerja. Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., meresmikan gedung baru BLK pada Kamis, 30 Januari 2025, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita bersama Ketua DPRD Grobogan, Hj. Lusia Indah Artani, S.E., M.M.Dengan peningkatan kapasitas, BLK Grobogan kini mampu menampung lebih banyak peserta pelatihan, dari sebelumnya 72 orang menjadi 120 orang. Pembangunan ini mencakup penambahan lantai di blok B, renovasi asrama dari 12 menjadi 20 kamar, serta penyempurnaan area depan gedung. Ke depan, rencananya BLK akan menambah program pelatihan yang didanai melalui APBN dan APBD guna memperluas kesempatan masyarakat dalam meningkatkan keterampilan. Sepanjang 2024, BLK telah melatih 752 peserta melalui 47 paket pelatihan di berbagai bidang.Usai peresmian, Bupati juga meninjau langsung fasilitas yang tersedia, termasuk ruang praktik peserta. Dalam kesempatan itu, ia berbincang dengan peserta pelatihan tata rias, bahkan turut mencoba memperagakan alat penata rambut (hair styling). Interaksi tersebut menjadi bentuk dukungan bagi peserta dalam mengembangkan keterampilan mereka di BLK.Fasilitas dan program yang lebih lengkap ini diharapkan semakin membuka peluang kerja bagi lulusan BLK serta berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di Grobogan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat menurun dari 4,02% pada 2023 menjadi 3,23% pada 2024. Angka tersebut bahkan lebih rendah dibandingkan persentase pengangguran nasional yang mencapai 4,91%. Pemerintah Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan kerja guna mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri maupun wirausaha. (jsa)
PEMULIHAN INFRASTRUKTUR VITAL DI GROBOGAN: TINJAUAN MENTERI PU DAN BUPATI SRI SUMARNI

Grobogan – Pemerintah terus mempercepat pemulihan infrastruktur vital yang terdampak banjir di Kabupaten Grobogan. Pada Selasa, 28 Januari 2025, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo bersama Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., meninjau progres perbaikan tanggul Tinanding di Kecamatan Godong. Tanggul ini menjadi salah satu prioritas penanganan karena kerusakannya telah memicu banjir di sekitarnya. Pemerintah berharap perbaikan ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, tengah melakukan penanganan darurat terhadap titik-titik jebolan tanggul dan banjir di Kabupaten Grobogan.Penanganan darurat ini difokuskan pada tiga lokasi rawan banjir akibat Sungai Tuntang, yaitu di Desa Tinanding, Desa Baturagung, dan Desa Papanrejo. “Penanganan darurat ini akan selesai pada 3 Februari 2025. Selanjutnya akan dilakukan langkah permanen, yakni perkuatan tanggul dan normalisasi aliran sungai,” kata Dody saat meninjau lokasi banjir di Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug. Selain perbaikan tanggul, kerusakan jalur rel kereta api di Km 32+5/7, antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, juga mendapat perhatian serius. Tanggul penyangga rel di lokasi tersebut amblas akibat luapan Sungai Tuntang. Jalur kereta ini merupakan bagian dari jalur utama lintas Jawa yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya, memainkan peran strategis dalam mobilitas penumpang dan distribusi logistik nasional.Upaya pemulihan cepat terus dilakukan untuk memastikan jalur transportasi ini segera berfungsi normal, mencegah gangguan yang lebih luas terhadap aktivitas masyarakat dan ekonomi. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait menjadi kunci dalam proses pemulihan ini. Pemerintah optimistis langkah-langkah penanganan darurat yang sedang berlangsung dapat segera membuahkan hasil. Perbaikan tanggul dan jalur kereta api ini diharapkan tidak hanya memulihkan transportasi, tetapi juga menjaga kestabilan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terdampak bencana banjir. Pemulihan infrastruktur vital ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk melindungi dan melayani masyarakat.
BANJIR GROBOGAN: WAMENSOS KUNJUNGI TANGGUL JEBOL, SERAHKAN BANTUAN Rp 601 JUTA

Grobogan – Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo, bersama Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., meninjau lokasi tanggul jebol di Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Minggu (26/1/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan selama dua pekan terakhir. Dalam kunjungannya, Wamensos Agus Jabo menyerahkan bantuan logistik senilai Rp 601.912.850 kepada para pengungsi terdampak banjir. Bantuan tersebut mencakup kasur, pakaian, makanan, selimut, sembako, hingga alat kebersihan untuk rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat.Sebelum menyerahkan bantuan, ia juga mengikuti kegiatan trauma healing di pendapa desa bersama anak-anak dan membagikan makanan kepada mereka. “Bencana ini memang berulang setiap tahun. Kami akan membahas langkah progresif di tingkat kementerian agar masalah ini tidak terus berulang,” ujar Agus Jabo. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mengembalikan semangat mereka. Bupati Grobogan Sri Sumarni mengungkapkan bahwa jebolnya tanggul di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, mengakibatkan meluapnya air yang merendam 6.500 hektare area persawahan. Kondisi ini menyebabkan ribuan petani terancam gagal panen, meskipun sebelumnya hasil tanam sudah mendekati masa panen. “Tanggul di lokasi itu langganan jebol. Saat ini perbaikan sedang dilakukan, namun kami butuh solusi permanen agar tidak terjadi lagi,” kata Sri Sumarni. Ia juga menyoroti permasalahan hutan gundul di wilayah Perhutani yang memperparah kondisi banjir. Air hujan yang seharusnya terserap tanah justru langsung mengalir ke sungai tanpa hambatan. “Kami mendesak agar lahan tersebut segera direboisasi untuk mencegah bencana di masa depan,” ujarnya. Bupati Sri Sumarni menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Grobogan telah memasang kasang di area persawahan seluas 65 ribu hektare di Kecamatan Klambu dan Brati untuk mengurangi dampak banjir. Namun, ia menegaskan langkah ini hanya solusi sementara. “Kami bersama Bupati Demak sudah memaparkan kondisi ini dalam rapat dengan BNPB. Kami butuh dukungan pemerintah pusat untuk membangun tanggul permanen di titik-titik rawan seperti Desa Tinanding,” tambahnya. Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan selama dua pekan terakhir ini menjadi pengingat akan pentingnya penanganan bencana yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diperlukan untuk memberikan solusi konkret, melindungi petani, serta meminimalkan dampak bencana di masa depan.
SENDANG KEONGAN, IKON WISATA BARU DI GROBOGAN

Grobogan – Desa Penganten, Kecamatan Klambu, menorehkan babak baru dalam pengembangan potensi lokal dengan diresmikannya Wisata Sendang Keongan, Sabtu, 25 Januari 2025. Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, memimpin langsung acara grand opening destinasi wisata air yang digadang-gadang menjadi ikon baru Kabupaten Grobogan. Dalam sambutannya, Bupati Sri Sumarni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama Kepala Desa Penganten, atas keberhasilan memanfaatkan aset desa secara optimal.“Saya sangat mengapresiasi langkah jeli memanfaatkan aset desa ini. Selain membuka lapangan kerja, ini juga mendongkrak roda perekonomian. Saya harap Wisata Sendang Keongan bisa menjadi salah satu ikon wisata yang menarik di Kabupaten Grobogan,” ujarnya. Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan bagi para pengunjung. Ia menambahkan, pengelolaan yang baik harus disertai inovasi untuk menambah fasilitas dan mempercantik kawasan wisata. “Mungkin nanti sambil berjalan bisa ditambah berbagai fasilitas, termasuk hiasan supaya makin oke dan cantik,” katanya. Air yang digunakan di Sendang Keongan berasal dari mata air alami. Wisata Sendang Keongan menempati lahan seluas 3,5 hektare dan menawarkan suasana teduh berkat pepohonan yang mengelilingi kawasan. Sebagai wisata air, lokasi ini dirancang ramah untuk semua kalangan. Kedalaman air untuk dewasa berkisar 120 hingga 140 sentimeter, sementara kolam anak-anak hanya 40 sentimeter, sehingga aman bagi keluarga.Dengan dukungan pengelolaan profesional dan kerja sama yang solid, Sendang Keongan diharapkan mampu membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Grobogan sekaligus memperkuat perekonomian lokal. Sendang Keongan kini hadir sebagai bukti nyata potensi lokal yang diolah menjadi kebanggaan bersama, menggerakkan roda ekonomi dan memperkuat daya tarik wisata Kabupaten Grobogan.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKJiP) BAGI PERANGKAT DAERAH SE-KABUPATEN GROBOGAN

Grobogan, 24 Januari 2025 – Bagian Organisasi Setda Grobogan mengadakan kegiatan pendampingan penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJiP) bagi perangkat daerah se-Kabupaten Grobogan, yang berlangsung pada Jumat (24/1/2025) di Gedung Riptaloka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyusunan laporan kinerja sesuai dengan regulasi yang diatur dalam PermenpanRB Nomor 53 Tahun 2014.Acara ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Grobogan, Catur Suhantoro, S.H., M.M., yang menekankan bahwa penyusunan laporan kinerja tidak hanya harus memenuhi standar format yang ditetapkan, tetapi juga harus memiliki kualitas yang tinggi. Catur Suhantoro mengingatkan bahwa laporan tersebut harus mencakup analisis mendalam terhadap pencapaian indikator, efisiensi penggunaan sumber daya, serta langkah-langkah perbaikan yang konkret untuk tahun mendatang. Monica Uli Lubis, perwakilan dari Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan KemenpanRB, menjelaskan bahwa laporan kinerja merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kinerja pemerintah secara berkelanjutan. Menurutnya, laporan kinerja harus mencakup analisis keberhasilan, efisiensi sumber daya, serta evaluasi program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah. Sementara itu, Arif Lukman Hakim, Analis Kebijakan Pertama dari Deputi RB Kunwas KemenpanRB, menambahkan bahwa Rencana Strategis (Renstra) merupakan acuan dalam perencanaan, namun yang lebih aktual adalah Perjanjian Kinerja (PK) yang mencakup anggaran dan pelaksanaan terkini. Arif juga menekankan pentingnya melengkapi laporan dengan data hasil monitoring dan evaluasi (monev) dari inspektorat, terutama jika reviu laporan kinerja perangkat daerah tahunan belum dilakukan. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membandingkan kinerja daerah dengan capaian nasional dan provinsi untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang posisi kinerja daerah. Pendampingan ini diharapkan dapat menghasilkan LKJiP yang lebih komprehensif, mencerminkan transparansi, dan menjadi dasar yang lebih baik dalam perencanaan kinerja untuk masa depan. Hal ini diharapkan dapat membawa pemerintahan Kabupaten Grobogan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.
PEMKAB GROBOGAN TETAPKAN STATUS TANGGUP DARURAT BANJIR SELAMA 7 HARI

Grobogan – Pemerintah Kabupaten Grobogan menetapkan status tanggap darurat banjir selama tujuh hari mulai Selasa (21/1/2025). Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas banjir yang melanda sebagian wilayah di kabupaten tersebut. Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., menjelaskan bahwa banjir yang terjadi memaksa pemerintah untuk bergerak cepat dengan sejumlah langkah strategis. Selain mengecek kondisi banjir dan tanggul jebol di lapangan selama dua hari berturut-turut, pemerintah telah menyiapkan tempat pengungsian, dapur umum, serta melakukan evakuasi korban banjir. Pemerintah juga terus memantau elevasi debit air untuk mencegah dampak yang lebih luas. “Kerja bakti bersama untuk menambal tanggul jebol dan memperbaiki fasilitas umum telah dilakukan secara gotong royong. Ini menunjukkan semangat kebersamaan masyarakat dalam menghadapi bencana,” ujar Bupati Sri Sumarni. Selain itu, asesmen dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat dan provinsi. Rapat koordinasi penanganan banjir dilaksanakan pada Kamis (23/1/2025), yang dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Dalam rapat tersebut, Kepala BNPB menyatakan dukungan penuh dengan menyalurkan bantuan sebesar Rp2,3 miliar untuk Kabupaten Grobogan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut memberikan bantuan sebesar Rp425,6 juta.BNPB juga mendukung langkah percepatan pemulihan melalui operasi modifikasi cuaca dan pengadaan kendaraan operasional untuk mendukung penanganan di lapangan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi banjir ini. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, diharapkan langkah pemulihan dapat berjalan efektif sehingga masyarakat terdampak segera terbantu. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat di tengah bencana.
RAKOR PENANGANAN BANJIR, KOLABORASI LINTAS SEKTOR TINGKATKAN KETAHANAN WILAYAH TERHADAP BENCANA

Grobogan, 23 Januari 2025 – Rapat koordinasi penanganan banjir di Grobogan dan Demak dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., Bupati Demak Eistianah, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Kepala BMKG Jawa Tengah Sukasno, dan Kepala BBWS Pemali Juana Fikri Abdurrachman.Dalam rapat tersebut, Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni menjelaskan bahwa banjir di wilayahnya dipicu oleh curah hujan yang tinggi, kiriman air dari hulu sungai Lusi, Serang, Glugu, Jajar, dan Tuntang, serta berkurangnya daya tampung sungai akibat sedimentasi. Selain itu, alih fungsi lahan dan kurang optimalnya infrastruktur pengendali banjir, seperti tanggul dan saluran drainase, turut memperburuk kondisi. Bupati Sri Sumarni mengusulkan beberapa langkah strategis untuk penanganan banjir, di antaranya penguatan tanggul di Tinanding dan Papanrejo, pengerukan sedimentasi sungai, pembangunan waduk di hulu sungai, serta penghijauan kawasan Kendeng Utara dan Selatan. Beliau juga menyampaikan kebutuhan mendesak, seperti kendaraan operasional untuk evakuasi dan distribusi logistik.Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan dukungan penuh terhadap usulan tersebut. BNPB siap mengadakan kendaraan operasional untuk mempercepat penanganan di lapangan. Sebagai langkah antisipasi, operasi modifikasi cuaca dilaksanakan mulai 23 hingga 25 Januari 2025 guna mengurangi intensitas curah hujan. Sementara itu, Kepala BBWS Pemali Juana Fikri Abdurrachman melaporkan bahwa tanggul sementara di Tinanding dan Papanrejo sedang dikerjakan. Namun, solusi permanen seperti pengerukan sedimentasi dan penguatan tanggul memerlukan anggaran besar serta koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat. Kepala BMKG Jawa Tengah Sukasno menambahkan bahwa puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada akhir Januari hingga Februari, dengan potensi hujan lebat pada 28-29 Januari. Informasi ini diharapkan dapat membantu langkah antisipasi yang lebih baik. Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pihak dalam penanganan banjir. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam melindungi masyarakat dan meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana. Langkah bersama yang telah disepakati dalam rapat ini diharapkan dapat memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat di Grobogan dan Demak, serta menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi dampak bencana banjir di masa mendatang.