Visi Baru Pendidikan Grobogan: Inovasi Kebijakan Berbasis Data

Pendidikan yang maju tidak cukup dibangun hanya melalui penambahan ruang kelas atau alokasi anggaran.

Ia menuntut kebijakan yang dijalankan dengan pemahaman utuh terhadap kondisi lapangan, cara pandang masyarakat, serta dinamika sosial yang menyertainya.

Kerangka pemikiran tersebut menjadi benang merah dalam disertasi Sekda Anang Armunanto yang berjudul “Implementasi Program Penyelenggaraan Pendidikan Dasar di Kabupaten Grobogan”.

Riset ini menelaah bagaimana program pendidikan dasar dijalankan dan diterjemahkan di tingkat daerah melalui pendekatan yang berpijak pada data serta pengalaman lapangan.

Berangkat dari kondisi objektif daerah, penelitian ini mencatat tantangan nyata seperti Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang berada di angka 7,29 tahun serta masih adanya ribuan anak tidak sekolah.

Temuan riset menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan sangat dipengaruhi oleh kuatnya komunikasi lintas sektor, kesiapan sumber daya manusia, serta responsivitas masyarakat di tingkat akar rumput.

Salah satu bahasan penting dalam disertasi ini adalah urgensi mempertimbangkan kultur dan tradisi lokal dalam pelaksanaan program.

Tujuannya agar kebijakan pendidikan tidak hanya berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi menjadi solusi kontekstual yang mampu merangkul nilai-nilai budaya dan agama di masyarakat.

Lebih dari sekadar karya akademik, riset ini menghasilkan peta jalan implementasi (2025–2030) yang aplikatif bagi daerah.

Harapannya, kajian ini dapat menjadi bahan refleksi bersama untuk mewujudkan layanan pendidikan yang lebih inklusif, merata, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Grobogan saat ini.

sekdagrobogan #setdagrobogan #pemkabgrobogan #asn #BerAKHLAK #pendidikandaerah #kebijakanpublik #pembangunansdm #grobogan