bupati sidakpasarGrobogan – Di pasar Induk Purwodadi, Bupati Grobogan didampingi Asisten II Sekda Grobogan Dasuki, Kepala DisperindagTamben Kabupaten Grobogan Muryanto dan Kabag Humas dan Keprotokolan Setda Grobogan Ayong Muchtarom melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan sembako (8/6). Sidak dilakukan oleh Bupati setelah mendapatkan banyaknya laporan terkait kenaikan harga sembako sejak mendekati bulan Ramadhan hingga sekarang.

“Sidak ini saya lakukan karena mendapat banyaknya laporan dari warga masyarakat terkait kenaikan harga kebutuhan pokok. Dengan adanya laporan tersebut saya langsung melakukan cek langsung ke lapangan,” ujar Bupati.

Dalam sidak tersebut, Bupati menemui langsung penjual daging sapi dan daging ayam, penjual bumbu, beras dan kebutuhan pokok lainnya. Bupati menyebutkan bahwa dari hasil sidak tersebut memang terdapat kenaikan dari beberapa komoditas sembako, namun masih dalam tingkatan yang wajar.

“Memang dari hasil sidak terkait harga sembako terdapat beberapa komoiditas sembako yang mengalai kenaikan, namun masih dalam kondisi yang wajar. Saya minta agar kebutuhan pokok selama Ramadhan dan Lebaran tidak ada kelangkaan. Oleh karena itu kami menyiasati dengan melakukan pantaun langsung di lapangan,” tegas Sri.

corn shellerGrobogan – Bupati Grobogan, Sri Sumarni memberikan bantuan kepada kelompok tani Kabupaten Grobogan yang dilaksanakan di desa Ngaringan berupa alat perontok jagung (corn sheller) sebanyak 50 unit dan alat panen jagung 2 unit (02/6). Pemberian alat pertanian ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian, kualitas panen, efisiensi usaha tani serta kesejahteraan petani meningkat. Pemberian bantuan alat pertanian ini dilaksanakan

bersamaan dengan penandatanganan kerjasama antara para petani  dengan penyalur buah-buahan ke pasar modern, PT. Cengkih Zanzibar.

“Pemerintah kabupaten Grobogan memberikan apresiasi kepada mitra kerja petani  yang telah menjalin kemitraan selama ini. Berharap kemitraan itu dapat terus berlanjut, tidak hanya berhenti di sini,” ujar Bupati.

Kemitraan yang telah terjalin antara petani dengan mitra tani hendaknya tidak hanya untuk kepentingan salah satu pihak saja akan tetapi harus didasari dengan komitmen bersama untuk mencapai kesejahteraan bersama pula.

lomba bkkbpkGrobogan – Kabupaten Grobogan kembali menggalakkan program pemerintah yakni keluarga berencana (KB). Bupati Grobogan, Sri Sumarni menyampaikan bahwa seluruh elemen msyarakat di Kabupaten Grobogan hendaknya dapat mengkaji, menganalisa dan mengevaluasi pelaksanaan program keluarga berencana. Hal ini disampiakan ketika beliau menghadiri upacara pembukaan penilaian

Lomba Bhayangkara, Kependudukan, Keluarga Berencana, Pembangunan keluarga (KKBPK) dan kesehatan tingkat Provinsi Jawa Tengah di desa Lajer Kecamatan Penawangan (30/5).

“Dengan adanya pembinaan-pembinaan dari dinas terkait tentang pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan bidang pangan dharapkan kegiatan bina keluarga balita, bina keluarga remaja dan bina keluarga lansia serta usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera bisa lebih optimal sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup manusia,” ujar Bupati.

odfGrobogan – Berlangsung di desa Panunggalan Kecamatan Pulokulon, Bupati Gorbogan disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan republik Indonesia Nila Djuwita F. Moeloek membacakan deklarasi ODF (Open Defection Free) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (31/5).

Menteri Kesehatan didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat melalui tokoh agama setempat untuk ikut aktif mencegah timbulnya penyakit terkait kesehatan. Salah satunya adalah dengan sosialisasi kesehatan. Menurutnya keterlibatan ulama dan tokoh masyarakat merupakan langkah yang tepat dalam upaya pencegahan timbulnya penyakit karena tokoh agama dinilai memiliki pengaruh yang besar di kalangan masyarakat.

“Peran tokoh-tokoh di masyarakat terlebih pemuka agama sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan penyakit di tingkat masyarakat secara langsung sehingga diharapkan melalui mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat mampu menyadarkan betapa pentingnya kesehatan,” kata Moeloek pada acara Deklarasi ODF di desa Panunggalan.

gropyokan tikusGrobogan – Dalam upaya mengendalikan serangan hama tikus, para petani kecamatan Brati bersama Bupati Grobogan melaksanakan gerakan pengendalian hama tikus atau lebih dikenal dengan gropyokan tikus pada tanaman padi di area persawahan setempat (14/5). Bersama ratusan petani, bupati dengan penuh semangat memimpin pelaksanan gropyokan. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Dandim 0717 Purwodadi, Ketua DPRD Kabupaten

Grobogan, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Sekda Kabupaten Grobogan, Kabag Humas Setda Grobogan, Kepala Dipertan TPH Grobogan, Muspika Kecamatan Brati, para penyuluh pertanian beserta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Sri Sumarni menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini hendaknya senatiasa dilaksanakan terlebih secara gotong royong sebagai upaya untuk mengendalikan serangan hama tikus karena diketahui bersama bahwa hama ini memiliki tingkat perkembangan populasi yang sangat cepat.